Saat Danny Teruskan Sindiran ‘Makassar Tak Ada Stadion’ ke Pemprov Sulsel

oleh -105 views
Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut pembangunan stadion yang ada di Kota Makassar merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini dikatakan Danny menanggapi sindiran suporter sepak bola yang menyebut Makassar sebagai ‘kota tanpa stadion’.

Sindiran tersebut disampaikan lewat spanduk yang terpasang di mobil pikap yang ditumpangi sejumlah suporter menuju perjalanan Makassar-Parepare, Senin (6/6/2022). Kelompok suporter tersebut diketahui hendak menonton laga PSM Makassar melawan Sulut United di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare.

“Kalau ada cari ka bilang ki pergi nonton PSM di Parepare karena di Makassar tidak ada stadionnya baru mau tongi dibilang kota dunia,” demikian tertulis dalam spanduk tersebut.

Menanggapi hal itu, Danny mengatakan sudah berulang kali memberi penjelasan atas tudingan sekaitan keberadaan stadion di Makassar. Stadion yang ada saat ini di luar dari tanggung jawabnya.

“Berulang-ulang saya bilang, khusus di Makassar itu, otorisasi stadion itu ada di provinsi (Pemprov Sulsel),” tegas Danny saat diminta tanggapannya, Selasa (7/6/2022).

Dia lantas menyinggung ada sejumlah stadion yang masih terbengkalai di Makassar. Stadion yang dimaksud diketahui Stadion Mattoanging, hingga Stadion Barombong.

“Kalau kita bikin stadion, ada mi nanti tidak enak tiga stadion yang terlantar itu kan,” tutur dia.

Danny hanya tidak ingin pembangunan stadion seakan jadi perlombaan atas desakan warga. Meski diketahui kehadirannya dibutuhkan, namun pembangunannya harus ada perencanaan matang.

“Masa ini bikin stadion, ini bikin stadion, karena kalau kita didesak orang, langsung bikin stadion, kan ndak begitu. Ini uang rakyat (dipakai membangun stadion),” paparnya.

Namun dirinya sesumbar ingin membangun gedung olahraga (GOR) yang dipaketkan dengan sirkuit motor. Proyek itu rencananya dibangun di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

“Saya bikin GOR. GOR lebih bagus dari stadion,” pungkas Danny.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berdalih pembangunan Stadion Mattoanging menunggu rekomendasi kejaksaan dan BPK. Proses ini sementara dikawal Pemprov Sulsel.

“Kita menunggu BPK untuk memberikan rekomendasi segala macam. Kita tunggu juga dari Kejaksaan karena sudah ada juga dikirim tim menganalisis,” ungkap Andi Sudirman, Senin (6/6/2022).

Namun dia enggan menanggapi perihal tender pembangunan Stadion Mattoanging yang dua kali gagal tender.

“Kendalanya tanya ke (OPD) teknis. Saya kan menganggarkan aja kan. Saya sudah selesai dong. Sudah tanda tangan (anggaran),” jelasnya.

Suporter PSM Makassar turut meluapkan kritikannya atas pembangunan Stadion Mattoanging yang mangkrak. Kekesalan itu disampaikan lewat spanduk yang dibentangkan dan diarak di Stadion Gelora BJ Habibie Kota Parepare.

“Mattoanging?// Error…” demikian bunyi tulisan dalam spanduk berwarna hitam yang dibentangkan suporter di lapangan usai pertandingan PSM Makassar melawan Sulut United, Senin (6/6/2022).

Diketahui Stadion Mattoanging dulunya dikenal sebagai markas PSM Makassar. Namun tim PSM saat ini menggadang-gadang Stadion Gelora BJ Habibie Parepare menjadi homebase yang baru, setelah Stadion Mattoanging tak bisa digunakan.

Proyek Stadion Mattoanging hingga saat ini belum jelas pembangunannya sejak bangunannya dirobohkan. Pemprov Sulsel yang bertanggung jawab atas stadion itu pun belum memberi kepastian kapan konstruksinya dimulai.(*)