PPDB Makassar, Ada Koordinat Pendaftar yang Terlempar ke Afrika-Antartika

oleh -137 views
oleh
Makassar – Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Makassar tahun 2022 tingkat SD/SMP untuk jalur zonasi masih menemui sejumlah kendala. Bahkan ada pendaftar yang titik koordinat domisilinya berada di luar Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), lantaran posisinya terlempar ke negara Afrika hingga Antartika.

“Operator sekolah di TK/RA dan di SD/MI meletakkan koordinat rumah siswa pada lintang -0,0000000000 dan bujur 0,0000000 sehingga terdapat sekumpulan siswa yang tinggal pada lokasi koordinat lintang dan bujur di luar wilayah Kota Makassar, seperti di Afrika dan Antartika,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Muhyiddin dalam keterangannya, Selasa malam (21/6/2022).

Dia mengaku ketidaktepatan letak lintang dan bujur lokasi rumah dari pendaftar (calon siswa), dengan letak masih jadi permasalahan yang sering diadukan. Hal itu berdasarkan laporan PPDB Makassar jalur zonasi hingga hari kedua pendaftaran.

“Operator sekolah di TK/RA dan di SD/MI meletakkan koordinat rumah siswa di lokasi sekolah asal, sehingga terdapat sekumpulan siswa yang tinggal pada lokasi koordinat lintang dan bujur yang sama,” urai dia.

Selain itu sejak awal pendaftaran, sempat ditemukan pula beberapa akses yang belum terbuka. Namun Muhyiddin mengatakan persoalan ini secara terus-menerus diperbaharui oleh tim IT PPDB.

“Pada saat ini, perbaikan koordinat lintang dan bujur diserahkan secara mandiri kepada orang tua, sehingga orang tua calon pendaftar dapat menentukan dengan jelas letak lokasi rumahnya. Selanjutnya divalidasi oleh operator sekolah tempat mendaftar, dan disetujui oleh tim operator Dinas Pendidikan Kota Makassar,” ucap Muhyiddin.

Disdik Kota Makassar turut melaporkan hingga per tanggal 21 Juni 2022 pukul 13.00 Wita, total pendaftar PPDB Makassar SD/SMP jalur zonasi sebanyak 13.584 orang. Di mana 6.101 di antaranya telah divalidasi oleh sekolah.

“Kelambatan validasi banyak disebabkan oleh kehati-hatian operator sekolah dalam memberikan validasi terkait pengisian dan perubahan data sudah dilakukan pula secara mandiri oleh orang tua pendaftar,” tuturnya.

Pihaknya pun mengimbau tim IT dan operator sekolah mengantisipasi setiap laporan terkait kendala PPDB Makassar SD/SMP. Apalagi dia tak menampik masih banyak orang tua yang masih gagap dengan sistem PPDB yang pendaftarannya dilakukan secara online.

“Kami sudah perintahkan tim IT dan operator untuk mengantisipasi kesalahan serta merespon cepat pengaduan orang tua siswa karena masih banyak orang tua mengadu terkait kurang pemahaman IT. Jadi saya minta kepada seluruh operator sekolah untuk membantu dan melayaninya,” tegas Muhyiddin.

Diketahui pendaftaran PPDB Makassar tingkat SD/SMP untuk penerimaan jalur zonasi dibuka sejak 20-24 Juni 2022. Selanjutnya akan disusul pengumuman pada 25 Juni, lalu pendaftaran ulang yang dijadwalkan 25-28 Juni 2022.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meminta manajemen pendaftaran PPDB Makassar 2022 diatur dengan baik. Imbauan ini menyusul server PPDB sempat down atau bermasalah pada hari pertama untuk jalur zonasi.

“Saya selalu sampaikan, manajemen yang harus diperbaiki. Karena kalau (pendaftar) serentak, biar server di mana juga jebol,” beber Danny saat dikonfirmasi, Senin (20/6/2022).

Dirinya pun akan mengawal langsung PPDB Makassar tingkat SD/SMP jalur zonasi yang banyak dikeluhkan tiap tahun tidak sesuai titik koordinat dengan domisili.

“Itu insya Allah kita jaga ini. Masa ada orang tinggal di kelas titik koordinatnya, tidak masuk akal itu. Ini kita, ini yang saya konsen ini, menjaga itu. Jadi mengawasi tentang domisili itu,” pungkasnya.(*)